|
|
|
Tentang Kami
Selamat Datang di Citra Mandiri
PROFILE CITRA MANDIRIJASA INSTALASI LISTRIK & DISTRIBUTOR KOPI LUWAK Kami bergerak dalam bidang Pembuatan(perakitan) Panel listrik,Panel Otomatis mesin Air, Otomatis mesin Genset ,service instalasi listrik, Di dukung dengan tenaga-tenaga yang ahli dalam bidangnya,kami siap memberikan pelayanan yang memuaskan .
Produk & Servis
KOPI LUWAK [ CIVEET COFFE ]Tiap ekor luwak dewasa dapat menghasilkan kopi pasar 0,16 - 0,20 Kg/Ekor/Hari.38 ekor luwak, setiap hari mengkonsumsi 33-41 Kg Kopi Glondong. Dari jumlah itu diperoleh kotoran HS basah sebanyak 15,2 - 19 Kg. Dari jumlah HS basah tersebut setelah dijemur dengan full sun drying diperoleh HS kering sebanyak 7,6 - 9,5 Kg dengan kadar air 10,5 - 11 persen. Selanjutnya diolah menjadi kopi pasar menghasilkan 6,08 - 7,6 Kg. Sehingga rata-rata produksi kopi pasar per hari per ekor luwak antara 0,16-0,20 Kg.
Pada umumnya penikmat kopi pada masyarakat Indonesia lebih menyukai jenis kopi yang dimasak hingga hitam. Sedangkan untuk beberapa negara asia seperti Korea, Jepang, Taiwan mereka menyukai cokelat kehitaman. Sedangkan untuk kawasan Eropa lebih menyukai warna kecoklatan. Ada beberapa Jenis kualitas penggorengan yang baik tergantung selera para penikmat kopi itu sendiriPada dasarnya terdapat kurang lebih 8 jenis roasting yaitu KHASIAT KOPI LUWAK ( IJIN DIN KES NO P IRT : 210180103083 ) Jenis RoastingKarakteristik Light Roast : Cokelat kekuningan, rasa asam yang kuat, aroma tidak kuat. Sedikit bau kopi mentahCinnamon RoastAla Amerika. Sedikit asam. Warna Cinnamon (kayu manis) Medium Roast : Memiliki karakteristik asam dan aroma manis. Berwarna seperti kacang. Ala Amerika High Roast : Rasa pahit lebih terasa dibanding asam. Cocok untuk es kopi. City Roast : Standar aroma dan rasa yang seimbang. Ala Kota New York Full City Roast : Rasa pahit sedikit lebih terasa dari pada asam. Cocok untuk es kopi French Roast : Lebih pahit. Rasa unik yang kaya. Ala Eropa. Cocok untuk es kopi Italian Roast : Pahit dan aroma kuat tetapi tidak asam. Warna mendekati hitam. Cocok untuk Espresso maupun cappuccino About LUWAKKopi Luwak dipanen bukan oleh tangan manusia yang membuat kopi ini unik, musang yang punya cakar tajam dan berkeliaran di hutan dengan penciuman yang tajam suka memakan buah kopi selagi matang. Mereka bergerak di waktu malam, memajat pohon kopi baik Arabika maupun Robusta, mencium kopi yang paling merah paling manis dan paling enak, setelah menbuang kulitnya, musang menelan buah kopinya secara utuh, dalam perut musang dengan carian enzim mengasah biji kopi yang terasa pahit, sepat dan penuh kafein yg bisa bikin pusing menjadi kopi legendaries dunia.
Pakar makanan Kanada, Massimo Marcone pernah mengangap Kopi Luwak adalah legenda masyarakat belaka, dan melakukan test laboratorium dan menemukan bukti bahwa sistem pencernaan musang mengurangi kadar kafein pada kopi yang dimana menjelaskan bahwa kopi Luwak tidak sekeras kopi pada umumya, dan enzim musang mencerna protein penyebab pahitnya kopi. Marcone adalah salah satu ahli yang terkenal oleh dunia dibidang makanan, datang ke Indonesia masuk ke hutan tropis Sumatra, dia menggumpulkan kisaran 5 kg tongkolan kopi luwak utuh yang terbentuk dari biji-biji kopi. Dengan menggunakan “standar emas” untuk menganalisa kopi luwak dalam lab di Universitas Guelph di Ontario. Seperti ahli forensik membaca tanda bekas peluru, Marcone menatap kopi luwak di bawah mikroskop elektron, mencari tanda khusus dari kotoran kopi luwak. Penelitian menyimpulkan bahwa peminum kopi luwak perlu berhati hati dengan kopi yang diminum supaya tidak tertipu. Kopi Luwak tulen kental seperti sirup, punya rasa coklat dan aroma vanilla dibarengi aroma hutan liar, tidak pahit. Penikmat kopi di Indonesia mendeskripsinya sebagai aroma hujan yang menyirami tanah, rasa kopi tertinggal di mulut dan kerongkongan lebih lama, dan bisa bertahan berjam jam di gelas yang sudah kosong. Kopi terbaik didunia seperti Jamaica Blue Mountain, bisa punya ranking lebih tinggi dari cupping test dunia secara resmi bila dinilai dari segi aroma, rasa dan wewangian, tetapi tidak se eksotis seperti Kopi Luwak. Hingga kini, satu satunya sumber utuh dan asli kopi Luwak adalah dari Asia Tenggara, dan kebanyakan dari perkebunan kopi di pedalam Sumatra, yang punya kapasitas produksi terbatas karena nafsu makannya dan kapasitas pencernaan serta populasi Luwak yang terus berkurang. Kopi Luwak adalah jenis kopi dari biji kopi yang telah dimakan dan melewati saluran pencernaan binatang bernama luwak Kemasyhuran kopi ini telah terkenal sampai luar negeri. Bahkan di Amerika Serikat, terdapat kafe atau kedai yang menjual kopi luwak (Civet Coffee) dengan harga yang cukup mahal. Binatang luwak senang sekali mencari buah buahan yang cukup baik termasuk buah kopi sebagai makanannya. Biji kopi dari buah kopi yang terbaik yang sangat digemari luwak, setelah dimakan dibuang beserta kotorannya, yang sebelumnya difermentasikan dalam perut luwak. Biji kopi seperti ini, pada masa lalu sering diburu para petani kopi, karena diyakini berasal dari biji kopi terbaik dan difermentasikan secara alami. Dan menurut keyakinan, rasa kopi luwak ini memang benar benar berbeda dan spesial dikalangan para penggemar dan penikmat kopi. Konon Kopi Luwak ini sampai tidak diperbolehkan untuk mengikuti Contest kopi tingkat dunia karena terkenal akan kenikmatan dan khasnya dan ke exotisannya.
Berhubungan dengan Kategori
Email
Email Us |
