-
By Iwan Fals, Apakabar kereta yang terkapar di senin pagiDi gerbongmu ratusan orang
-
By Iwan Fals, Aku lihat orang yang matiDiantara tumpukkan sampahLehernya berdarah membekuBekas pisau
-
By Iwan Fals, Papiku belum pulangMamiku belum pulangKakakku belum pulangKatanya cari uangHanya ada
-
By Iwan Fals, Mengantuk perempuan setengah bayaDi bak terbuka mobil sayuranJam tiga pagi
-
By Iwan Fals, He . . . . . ya y a
-
By Iwan Fals, Pernah kita sama-sama susahTerperangkap di dingin malamTerjerumus dalam lubang jalananDi
-
By Iwan Fals, Namaku Bento rumah real estateMobilku banyak harta berlimpahOrang memanggilku bos
-
By Iwan Fals, Kau seperti bis kota atau truk gandenganMentang-mentang paling besar klakson
-
By Iwan Fals, Wajah langit senja hariAda kelelawar melayangLaut yang bergolak didepanku .
-
By Iwan Fals, Dikantin depan kelasku disana kenal dirimuYang kini tersimpan dihati jalani
-
By Iwan Fals, Coretan di dinding membuat resahResah hati pencoret mungkin ingin tampilTepi
-
By Iwan Fals, Sejak dilahirkan aku tak tahuSiapa orang tuakuAku berpindah dari satu
-
By Iwan Fals, Memetik gitar dan bernyanyiPada waktu tak bertepiDi atas langit di
-
By Iwan Fals, Dia adalah sahabatku bahkan lebihDia adalah yang diburu datang padakuSekedar
-
By Iwan Fals, Hua ha ha ha haHua ha ha ha haHua ha
-
By Iwan Fals, Apa jadinya jika mulut dilarang bicaraApa jadinya jika mata dilarang
-
By Iwan Fals, Ribuan kilo jalan yang kau tempuhLewati rintang untuk aku anakmuIbuku
-
By Iwan Fals, Meniti hari meniti waktuMembelah langit belah samudraIkhlaslah sayang kukirim kembangTunggu
-
By Iwan Fals, Ini si trendy menari memuja diriIni si trendy bergaya pasang
-
By Iwan Fals, Kami berdiri disiniMencoba menjaga hidupmuBukan hanya sekedar mencintaiBukan sekedar melindungiKarena
-
By Iwan Fals, Kawan . . . . . . . apa kabarmuKawan
-
By Iwan Fals, Kubaca koran pagi sambil ngopiAda kabar menarik hatiKonglomerat akan mencetak
-
By Iwan Fals, Pukul tiga sore hari dijalan yang belum jadiAku melihat anak-anak
-
By Iwan Fals, Berjalan disitu . . . . . . dipusat
-
By Iwan Fals, Nak dengarlah bicara bapakmuYang kenyang akan hidup terang dan redupLetakkan
-
By Iwan Fals, Panggilan dari gunungTurun ke lembah-lembahKenapa nadamu murungLangkah kaki gelisahMatamu separuh
-
By Iwan Fals, Waktu kau lewat aku sedang mainkan gitarSebuah lagu yang kunyanyikan
-
By Iwan Fals, Melihat anak-anak kecil berlari-larianDi perempatan jalan kota-kota besarMengejar hari yang
-
By Iwan Fals, Berbondong-bondong orang cumbui angan dibibir pelabuhanTinggalkan tanah lahir desa tercinta
-
By Iwan Fals, Angin panas otak panasOrang waras jadi ganasHawa gerah hidup susahNgomongnya