Currently No Video Available
Clean Lyric
Paragraph Lyric
Dia adalah sahabatku bahkan lebih
Dia adalah yang diburu datang padaku
Sekedar lepas lelah dan sembunyi untuk berlari lagi
Dia adalah yang terbuang mengetuk pintuku
Penuh luka dipunggungnya merah hitam
Dia menjadi terbuang setelah harapannya dibuang
Bapaknya pegawai kecil kelas sendal jepit
Yang kini didalam penjara sebab bela anaknya
Untuk darah daging yang tercinta selesaikan sekolah
Sahabatku gantikan bapaknya coba mencari kerja
Namun yang didapat cemooh harga dirinya berontak
Lalu dia tetapkan hati hancurkan sang pembuang
Air putih aku hidangkan aku dipersimpangan
Aku hitung semua lukanya seribu bahkan lebih sejuta lebih
Pagi buta dia berangkat diam-diam
Masih sempat selimuti aku yang tertidur
Aku terharu do'aku untukmu . . . . . . o . . . . . . . .
Sebutir peluru yang tertinggal dibawah bantalnya
Kuberi tali jadikan kalung lalu ku kenakan
Sekedar mengingatmu kawan yang terus berlari
Selamat jalan kawan selamat renangi air mata
Hey sahabat yang terbuang engkau sahabatku tetap sahabatku
Engkau sahabatku tetap sahabatku . . . . . . . . . . ( 1000x )
-Rahman Tardjana-
Dia adalah sahabatku bahkan lebih  Dia adalah yang diburu datang padaku  Sekedar lepas lelah dan sembunyi untuk berlari lagi  Dia adalah yang terbuang mengetuk pintuku  Penuh luka dipunggungnya merah hitam  Dia menjadi terbuang setelah harapannya dibuang  Bapaknya pegawai kecil kelas sendal jepit  Yang kini didalam penjara sebab bela anaknya  Untuk darah daging yang tercinta selesaikan sekolah  Sahabatku gantikan bapaknya coba mencari kerja  Namun yang didapat cemooh harga dirinya berontak  Lalu dia tetapkan hati hancurkan sang pembuang  Air putih aku hidangkan aku dipersimpangan  Aku hitung semua lukanya seribu bahkan lebih sejuta lebih  Pagi buta dia berangkat diam-diam  Masih sempat selimuti aku yang tertidur  Aku terharu do'aku untukmu . . . . . . o . . . . . . . .  Sebutir peluru yang tertinggal dibawah bantalnya  Kuberi tali jadikan kalung lalu ku kenakan  Sekedar mengingatmu kawan yang terus berlari  Selamat jalan kawan selamat renangi air mata  Hey sahabat yang terbuang engkau sahabatku tetap sahabatku  Engkau sahabatku tetap sahabatku . . . . . . . . . . ( 1000x )  -Rahman Tardjana-